CENTRO RIAU TELUK KUANTAN– Elektabilitas calon bupati Kabupaten Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby,MM-H.Mukhlisin nomor urut 1 meroket naik meninggalkan pasangan Adam -Sutoyo dan pasangan Halim-Sardiono, sesuai dengan analisis hasil survei yang dilakukan Kumpulan Jurnalis Independen Pilkada Kuansing (KJIPK) Tahun 2024.
Pimpinan Tim KJIPK, Rahmat Pangabean mengatakan pada 20 Oktober bahwa, sesuai dengan analisa hasil survei terbarunya, jika tak ada goncangan politik, Suhardiman Amby yang berpasangan dengan Muklisin berpotensi memenangkan kontestasi pada Pilkada Kuansing, 27 November 2024.
Ia menyampaikan, survei terbaru dilakukan satu pekan terakhir hingga 19 Oktober 2024, dengan berbagai metode survei tim KJIPK.
Rahmat mengatakan, dalam simulasi pasangan pun, Suhardiman Dan Muklisin (SDM) meraih elektabilitas 53,4 persen, meninggalkan jauh kedua pasangan calon lainnya, yang paling mengejutkan!, Adam -Sutoyo merosot ke 25,2 persen dari dari sebelumnya 50,7. Selebihnya Halim-Sardiono 20, 0 persen lebih.
Dari pengalaman selama ini, kata Rahmat, calon yang memiliki elektabilitas dengan terus turun, biasanya akan terus menurun.
Rahmat Pangabean mengatakan, di antara hal yang membuat elektabilitas naik signifikan, diakibatkan beberapa faktor yang mempengaruhinya.
Pertama, baru-baru ini sempat viral Calon Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Nomor Urut 2 H. Sutoyo, dari pasangan Adam-Sutoyo (Ayo), diduga kuat terang-terangan Sudah menghujat Lurah dan Kades saat kampanye dialogis di Desa Sungai Sirih F4 pada Jumat (18/10/2024) malam WIB.
Bahkan, Sutoyo disuruh minta maaf ke para tokoh Kades dan Camat.
Oleh karena itu, pendukung AYO dan yang masih ragu-ragu dengan (Ayo) terkhusus Sutoyo langsungg alihkan dukungan ke H.Mukhlisin. Ini terkonfirmasi ke tim KJIPK 2024
Faktor kedua, karena ada pergerakan masif, terukur dan terstruktur yang dilakukan tim pasangan Suhardiman Amby -Muklisin membawa bermacam program visi misi turun ke masyarakat. Ketiga, karena faktor kekuatan personal figur Suhardiman dan Mukhlisin yang nyata dipersepsi khalayak ramai begitu sederhana, peduli dan merakyat. Keempat, ada faktor pengaruh masih melekat dukungan Ustad Abdul Somad kepada Suhardiman Amby dan Muklisin. (Krt)
