Centro RIAU TELUK KUANTAN-Pemerintah kabupaten Kuantan Singingi melalui Media ini menghimbau Masyarakat Kuansing untuk waspada dampak Cuaca Ekstrem. Himbauan itu terutama melalui Kepala SD, SMP Negeri dan swasta, serta Kepala PAUD dan Pendidikan Non Formal di Kabupaten Kuantan Singingi. Himbauan itu juga diminta Bupati dilakukan secara cepat di berbagai Grup WhatsApp Kelas masing-masing. Karena, hari ini akhir pekan, semua telah libur jelas Dr. H. Suhardiman Amby MM ke Media ini, 25 Januari 2025. Petang WIB.
Hal itu merujuk pada informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan pada hari ini, Kamis, 25 Januari 2024 akan terjadi hujan di sebagian wilayah di Riau.
Seperti dikutip dari JPNN.com Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Mia V mengatakan pagi hari berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu, Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru.
Sehingga, berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, puting beliung, petir dan tanah longsor untuk dataran tinggi.
Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM mengatakan bahwa, himbauan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan para pelajar di Kota Jalur. Sebab, akhir-akhir ini juga terjadi hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Kuansing.
“Saat ini memang perkiraan cuaca BMKG adalah cuaca ekstrem, imbauan saya yang ke luar kota bersama anak-anak, apalagi ke lereng gunung Sumbar, harapan kami tidak keluar kota libur beberapa hari kedelapan atau ditunda terlebih dahulu. Karena ini berisiko untuk anak-anak,” kata Dr. Suhardiman Amby
Bupati yang bergelar adat ‘Datuak Panglimo Dalam’ itu juga meminta kepada seluruh kepala sekolah, akhir pekan ini, dimohon mengimbau peserta didik lewat grup WhatsApp kelas masing-masing melalui Wali Murid.
Masih kata Bupati, himbauan itu disampaikan ke Wali kelas, terus ke Wali Murid bahwa Anak-anak diarahkan untuk langsung pulang dari Sekolah untuk kedepannya, tidak pergi bermain. Apalagi saat mendung, kalau sudah di rumah kan sudah aman. Juga mengingatkan anak-anak tidak melakukan aktivitas di sekitar sungai Kuantan atau anak Sungai lainnya pada masa libur, seperti sungai yang awalnya terlihat sedang surut tiba-tiba hujan turun dan membuat sungai menjadi penuh, ini membahayakan mereka,” ujar Dr. H. Suhardiman Amby.
“Kepala sekolah juga kita minta selalu siaga di sekolahnya, seperti kalau ada kebocoran atap bisa segera melapor ke Dinas terkait untuk dicarikan solusi dan ditindaklanjuti. Karena bagian atap tidak boleh dianggap ringan, sebab bisa membahayakan keselamatan siswa,” tegasnya.
Tak hanya itu saja, para orang tua siswa juga diminta untuk mengawasi aktivitas bermain pada anak, terutama libur beberapa hari kedelapan.
