Centroriau.Id.MERANTI – Memperingati Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti ke-17 tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) akan menggelar Festival Sagu Nusantara di Desa Sei Tohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, Riau.
Lewat kolaborasi Disporapar bersama Pemerintah Desa Sei Tohor, ivent tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (15/12/2025).
Kadisporapar Kepulauan Meranti, Saiful Bahkri ST, mengatakan, Festival Sagu Nusantara itu merupakan ivent wisata yang bertujuan, untuk mempromosikan beragam pangan olahan dari sagu.
“Kita (Meranti) merupakan daerah penghasil Sagu terbesar di Indonesia. Untuk itu, sangat perlu dilakukan promosi secara terus-menerus, melalui berbagai kegiatan, salah satunya lewat festival ini agar produk makanan olahan berbahan dasar Sagu makin dikenal ditingkat nasional hingga internasional,” ungkap Saiful, Sabtu (13/12/2025).
Menurutnya, keragaman kuliner berbahan dasar sagu, menjadk daya tarik tersendiri bagi wisatawan, untuk berkunjung ke Meranti. Jika kunjungan meningkat, tentu akan berdampak terhadap terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
“Intinya, kita ingin menjadikan produk olahan maupun kuliner berbahan dasar Sagu ini bisa eksis. Tentunya sebagai salah satu penopang dunia kepariwisataan di Meranti,” tuturnya.

Persiapan matang terus dilakukan guna memastikan pelaksanaannya berjalan dengan sukses. Hal itu disampaikan langsung Kabid Pariwisata yang juga Ketua Panitia Festival Sagu Nusantara, Sei Tohor, Piskot Ginting. Ia memastikan persiapan acara sudah hampir rampung dikerjakan. Agar lebih meriah, jemputan bagi peserta dan tamu undangan mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga kementerian sudah jauh hari terkirim.
“Saat ini panitia di lapangan terus memaksimalkan persiapan. Mudah-mudahan tidak ada hambatan maupun kendala, hingga hari pelaksanaan festival nantinya,” ucap Ginting.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dalam festival yang di kelola oleh Event Organizer (EO) dari Koperasi Jasa Pewarta Wibawa Investasi (Kopja PWI) tersebut, akan disuguhkan beragam kuliner berbahan sagu. Stan bazar makanan itu dipastikan, akan jadi primadona. Selain menggugah selera pengunjung dan tamu undangan yang hadir, juga akan merasakan langsung sajian beragam kuliner yang unik, tentunya terbuat dari sagu. Tak hanya itu, lomba Menggolek Tual Sagu, juga menjadi permainan yang paling dinanti. Permainan tersebut merupakan kearifan lokal, yang bersumber dari kebiasaan warga Meranti memanen pohon Rumbia, yang kini diangkat. menjadi permainan rakyat, salah satunya di populerkan di Desa Sei Tohor.
Guna memberikan informasi menyeluruh, juga digelar diskusi tentang Sagu bersama para Mahasiswa, dan pada malam harinya, dimeriahkan helat hiburan rakyat, dengan mendatangkan artis seperti Wike Yulia, Yolanda Marshal, Joel Anggaran dan Jas Menggo.
“Untuk itu, kami mengajak masyarakat Meranti beramai-ramai datang menyaksikan langsung serunya festival tersebut,” ajaknya.
Sementara itu, Koordinator lapangan Festival Sagu Nusantara, Abdul Manan, tak hanya memastikan persiapan berjalan sesuai rencana, namun ia menyebut, pihaknya menyiapkan sebanyak 7 stand bazar kuliner, pada festival tersebut. Sesuai namanya, Stand bazar kuliner tersebut dirancang khusus dari pelepah rumbia (pohon penghasil sagu), dan tentunya menggunakan atap dari daun Rumbia yang dianyam sendiri oleh masyarakat tempatan.
“Jadi, untuk stand bazar ini merupakan inisiatif dan swadaya masyarakat yang berkeinginan agar festival nanti lebih meriah lagi dengan menampilkan makanan olahan dari Sagu,” ujar pria yang akrab disapa Cik Manan itu.**
